Muktamar XVI Tapak Suci Dibuka di Semarang, Ribuan Pesilat Ramaikan Lapangan Pancasila

    Muktamar XVI Tapak Suci Dibuka di Semarang, Ribuan Pesilat Ramaikan Lapangan Pancasila
    Pangdam IV/Diponegoro yang diwakili Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Mohammad Andhy Kusuma, S.Sos., M.Tr.(Han). turut hadir dalam agenda yang mengusung tema “Berakar Tradisi, Menuju Tapak Suci Modern, Mandiri, dan Mendunia.”

    SEMARANG - Ribuan peserta memadati Lapangan Pancasila, Simpang Lima, Kota Semarang, Sabtu (8/8/2026), saat Muktamar XVI Tapak Suci Putera Muhammadiyah resmi dibuka. Pangdam IV/Diponegoro yang diwakili Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Mohammad Andhy Kusuma, S.Sos., M.Tr.(Han). turut hadir dalam agenda yang mengusung tema “Berakar Tradisi, Menuju Tapak Suci Modern, Mandiri, dan Mendunia.”

    Pembukaan muktamar menjadi momentum memperkuat peran pencak silat sebagai warisan budaya sekaligus sarana pembentukan karakter generasi muda. Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah pejabat pemerintah, pimpinan Muhammadiyah, serta tokoh olahraga dan pencak silat.

    Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. Dr. KH. Haedar Nashir secara resmi membuka Muktamar XVI Tapak Suci Putera Muhammadiyah. Hadir pula Mendikdasmen RI Prof. Dr. H. Abdul Mu’ti, M.Ed., Penasehat Khusus Presiden RI Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.A.P., Gubernur Jawa Tengah Komjen Pol. (Purn) Drs. Ahmad Luthfi, Wakil Ketua Umum PB IPSI Letjen TNI Dr. Mohamad Hasan, dan Kapolda Jawa Tengah.

    Kasdam IV/Diponegoro hadir sebagai bentuk dukungan TNI terhadap kegiatan yang mendorong pembinaan generasi muda melalui olahraga, pendidikan karakter dan kebudayaan.

    Rangkaian pembukaan berlangsung semarak. Selain pelantikan Pendekar Kehormatan, ribuan peserta mengikuti Senam Sang Surya. Pertunjukan Pencak Budaya Tapak Suci juga menjadi perhatian, dengan penampilan dari Tim Tapak Suci Pimwil 06 Jawa Tengah yang berkolaborasi dengan peserta dari berbagai negara.

    “Tapak Suci memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang disiplin, berkarakter dan memiliki semangat kebangsaan. Tradisi yang kuat perlu terus dikembangkan dengan kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan zaman, ” ujar Brigjen TNI Mohammad Andhy Kusuma.

    Muktamar XVI Tapak Suci tidak hanya menjadi forum organisasi, tetapi juga ruang untuk merumuskan arah pengembangan pencak silat agar semakin mandiri dan mampu bersaing di tingkat global.

    Melalui momentum tersebut, semangat pelestarian budaya, olahraga, persatuan dan pembentukan karakter generasi muda diharapkan semakin kuat. Kodam IV/Diponegoro pun terus mendorong sinergi dengan berbagai elemen masyarakat dalam memperkuat persatuan dan semangat kebangsaan.

    Pembukaan Muktamar XVI Tapak Suci kemudian ditutup dengan penampilan Seni Pencak Budaya Tapak Suci Putera Muhammadiyah dan penyerahan apresiasi kepada sejumlah pihak.

    (Agung)

    muktamarxvi tapaksuci tapaksuciputeramuhammadiyah semarang pencaksilat muhammadiyah beritasemarang beritajateng
    Agung widodo

    Agung widodo

    Artikel Sebelumnya

    Kodam IV/Diponegoro Matangkan Agenda HUT...

    Artikel Berikutnya

    Kasdam Diponegoro Pimpin Seleksi Caba PK...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Sambut HUT TNI dan HUT Kodam IV/Diponegoro, Kodim 0736/Batang Gelar Bhakti Kesehatan
    Rakor Optimalisasi Posyandu 6 SPM, Koramil Karanganom Dorong Sinergi Tingkatkan Kesehatan Masyarakat
    Sambut Peserta Long March SMA Taruna Pelita, Pangdam Siliwangi Tekankan Disiplin dan Pantang Menyerah
    Danramil 19/Trucuk Bersama Babinsa Ikuti Donor Darah, Dukung Ketersediaan Stok Darah PMI Klaten
    Babinsa Koramil 12/Mranggen Kodim 0716/Demak Laksanakan Patroli Malam

    Ikuti Kami