Pangdam IV/Diponegoro Tutup Piala Panglima TNI 2026, Kontingen Panglima Kumbang Juara Umum

    Pangdam IV/Diponegoro Tutup Piala Panglima TNI 2026, Kontingen Panglima Kumbang Juara Umum
    Foto: Pendam IV/Diponegoro – Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., saat menutup Open Tournament Pencak Silat Piala Panglima TNI Tahun 2026 di GOR Manahan, Kota Surakarta, Minggu (13/9/2026).

    SURAKARTA - Open Tournament Pencak Silat Piala Panglima TNI Tahun 2026 resmi berakhir di GOR Manahan, Jalan Adi Sucipto No. 1, Kelurahan Manahan, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Minggu (13/9/2026).

    Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., menutup turnamen yang berlangsung selama tiga hari, 11–13 September 2026 tersebut.

    Persaingan sengit antarpeserta akhirnya menempatkan Kontingen Panglima Kumbang sebagai juara umum sekaligus kontingen terbaik. Kontingen tersebut mengoleksi 35 medali emas, 40 perak, dan 35 perunggu.

    Atas pencapaian itu, Kontingen Panglima Kumbang memperoleh uang pembinaan senilai Rp50 juta dan satu unit sepeda motor Honda Supra Revo Fit.

    Turnamen Piala Panglima TNI 2026 diikuti 1.750 peserta, terdiri dari 1.173 atlet putra dan 577 atlet putri. Kompetisi tersebut juga melibatkan 75 juri dan wasit.

    Kejuaraan tidak hanya menjadi ajang perebutan medali. Gelanggang Piala Panglima TNI menjadi tempat para atlet dari unsur TNI, Polri dan masyarakat menguji kemampuan, ketahanan mental, teknik serta sportivitas.

    Dalam amanat Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si., yang dibacakan Pangdam IV/Diponegoro, para atlet yang berhasil meraih prestasi diberikan apresiasi.

    Sementara peserta yang belum berhasil diingatkan agar tidak menjadikan hasil pertandingan sebagai akhir perjalanan.

    “Hasil pertandingan hendaknya menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki kekurangan dan meningkatkan kemampuan dalam menghadapi kompetisi berikutnya, ” demikian pesan Panglima TNI dalam amanat yang dibacakan pada acara penutupan.

    Pesan tersebut menegaskan bahwa prestasi olahraga tidak dibangun secara instan. Latihan rutin, disiplin, evaluasi dan kemauan untuk terus berkembang menjadi fondasi penting bagi seorang atlet.

    Selain mengejar prestasi, Open Tournament Pencak Silat Piala Panglima TNI 2026 juga menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi antarpengurus organisasi olahraga serta mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.

    Kehadiran atlet TNI, Polri dan masyarakat dalam satu arena menunjukkan bahwa olahraga dapat menjadi ruang bersama untuk membangun persaudaraan dan sportivitas.

    Panglima TNI juga memberikan apresiasi kepada KONI daerah serta para pembina cabang olahraga yang telah berpartisipasi dengan mengirimkan atlet dan tim terbaiknya.

    “Semangat kompetisi harus berjalan seiring dengan sportivitas, persaudaraan dan kemauan untuk terus meningkatkan prestasi, ” menjadi pesan penting yang disampaikan dalam amanat Panglima TNI.

    Pada kategori usia dini, tiga besar ditempati Kradenan Fighter Club, PPS Jokotole Bangkalan dan SD Muhammadiyah 10 Tipes.

    Kategori pra remaja menempatkan Kradenan Fighter Club sebagai juara, disusul Tapak Suci Ska dan Laskar Pandanaran.

    Untuk kategori remaja, posisi tiga besar diraih PSHT Pusat Madiun, Tapak Suci Surakarta dan SMA Muhi Karanganyar.

    Sementara kategori dewasa menempatkan PSHT Pusat Madiun di posisi teratas, diikuti Kodiklat AL A dan SMAgas Fighter Magetan.

    Pada kategori TNI/Polri, Tim Garuda TNI AD keluar sebagai juara pertama. Posisi berikutnya ditempati Polda Jatim A dan Kodam Jayakarta A.

    Rangkaian pertandingan selama tiga hari tersebut menjadi puncak persaingan sekaligus mempertemukan atlet dari berbagai latar belakang dalam semangat kompetisi yang sehat.

    Panglima TNI menyampaikan penghargaan kepada Pangdam IV/Diponegoro, jajaran Korem 074/Warastratama sebagai koordinator penyelenggara, panitia dan seluruh pihak yang mendukung kegiatan sehingga turnamen dapat berlangsung aman, tertib dan lancar.

    Penutupan Open Tournament Pencak Silat Piala Panglima TNI 2026 turut dihadiri Danlanud SMO Marsma TNI Henri Ahmad Badawi, S.M., M.M., M.Han., Danrem 074/Warastratama Kolonel Inf Muhammad Arry Yudistira, S.I.P., M.I.Pol., M.Han., Wali Kota Surakarta Respati Achmad Ardianto, S.H., M.Kn., serta sejumlah pejabat TNI, Polri, pemerintah daerah dan pengurus olahraga.

    Hadir pula Wakapolresta Surakarta AKBP Heru Eko Wibowo, S.H., S.I.K., M.H., Kepala Dispora Provinsi Jawa Tengah Aria Chandra Destianto, S.STP., M.Si., Ketua Umum KONI Jawa Tengah Dr. Ir. Sujarwanto Dwiatmoko, M.Si., Ketua Umum Pengprov IPSI Jawa Tengah Harry Nuryanto, S.E., M.M., Ketua IPSI Kota Surakarta Ito Indrayana Rangga Wangi, atlet pencak silat berprestasi Denny Aprisani, para wasit, official, peserta serta unsur Korem 074/Warastratama dan jajaran lainnya.

    Penutupan Piala Panglima TNI 2026 menegaskan bahwa pencak silat bukan hanya tentang menjadi juara, tetapi juga tentang membangun disiplin, sportivitas, persaudaraan dan semangat pantang menyerah.

    (Agung)

    pialapanglimatni2026 pencaksilat opentournament pangdamivdiponegoro tni polri surakarta olahraga pencaksilatindonesia prestasiolahraga panglimatni beritasurakarta beritajawatengah jawatengah
    Agung widodo

    Agung widodo

    Artikel Sebelumnya

    Pangdam IV/Diponegoro Hadiri Pembukaan MTQ...

    Artikel Berikutnya

    Pangdam IV/Diponegoro Ikuti Pemeriksaan...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Rakor Optimalisasi Posyandu 6 SPM, Koramil Karanganom Dorong Sinergi Tingkatkan Kesehatan Masyarakat
    Sambut Peserta Long March SMA Taruna Pelita, Pangdam Siliwangi Tekankan Disiplin dan Pantang Menyerah
    Danramil 19/Trucuk Bersama Babinsa Ikuti Donor Darah, Dukung Ketersediaan Stok Darah PMI Klaten
    Babinsa Koramil 12/Mranggen Kodim 0716/Demak Laksanakan Patroli Malam
    Tiga Wamen Turun ke Kebumen, Percepatan Penanggulangan TBC Diperkuat

    Ikuti Kami